Tampilkan postingan dengan label Live-in. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Live-in. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 November 2013

Live-in SMA Santo Yakobus 2013

Peserta live-in siap berangkat menuju tempat tinggal 
Pengalaman di tempat jauh dari kota besar, memiliki cerita sendiri untuk siswa-siswi SMA Santo Yakobus. Kita tunggu cerita menarik dari para peserta Live-in SMA Santo Yakobus di Desa Rawaseneng, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah yang berlangsung 19 hingga 24 November 2013.

Foto-foto klik link ini:

https://plus.google.com/photos/102361861692357155877/albums/5950222603347748689

Jumat, 15 November 2013

Bersiap Diri di Live-in 2013 SMA Santo Yakobus


Live-in merupakan suatu kegiatan rutin siswa SMA Santo Yakobus yang bertujuan agar siswa dapat merasakan pahit manisnya kehidupan masyarakat pedesaan. Dari pengalaman itu, siswa diharapkan dapat mengembangkan rasa solidaritas, rasa kebersamaan, rasa sosial sehingga mereka dapat mengembangkan kepribadian, budi pekerti yang luhur serta rasa empati yang tinggi.

Dengan program live-in ini, siswa dapat merasakan dan mengalami sendiri keseharian hidup masyarakat setempat. 

Tahun ini live-in diadakan di Tepusen, Kali Santen, Rawa Timur, Rawa Utara, Rawa Barat, Setro dan Ngasinan. Semua berada di daerah Rawaseneng, Kecamatan Kandangan Kabupaten Temanggung.

Selama lima hari, 19 November hingga 24 November 2013, mereka akan tinggal bersama dengan orang tua asuh dan mengikut kegiatan rutinitas orang tua asuh mereka mulai dari pekerjaan rumah sampai ikut ke ladang, perkebunan dan peternakan.

Selain mengikuti kegiatan rutinitas orangtua asuh, para siswa akan mengadakan kegiatan bakti sosial dalam bentuk penjualan pakaian bekas layak pakai dengan harga yang terjangkau oleh masyarakat sekitar. 

Untuk itu siswa-siswi dihimbau untuk mengumpulkan pakaian bekas layak pakai. Selama dua minggu ini, para siswa antusias mengumpulkan pakaian bekas, sebelum berangkat ke lokasi.

Kegiatan  lain yang diadakan saat live-in adalah pelajaran tambahan yang akan diberikan oleh siswa siswi SMA Santo Yakobus kepada anak-anak Sekolah Dasar di desa masing-masing yang dilakukan sore hari di sekolah mereka.